Testimoni Trainee in Therapeutic Play Skills

Program Postgraduate Certificate in Therapeutic Play Skills Kelas Bahasa Indonesia
14/01/2015
Seminar Pendidikan Inklusif : “Memahami Perbedaan Kondisi Anak Didik dan Langkah Pengembangan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif”
04/02/2015

Testimoni Trainee in Therapeutic Play Skills

Ibu Budiarti Silalahi (76 tahun, murid tertua yang mengikuti program Play Therapy International, Ketua Dewan Pembina Yayasan Indonesia Peduli Anak Berkebutuhan Khusus yang mengupayakan penanganan dan pendidikan ABK)

 

Bagi saya, belajar Play Therapy sangat membuka wawasan hidup yang terkait dengan kesehatan jiwa yang sangat diperlukan oleh setiap insan. Saya adalah peserta batch pertama dari program Postgraduate Certificate in Therapeutic Play Skills. Suatu pembelajaran yang sangat berbeda dari pembelajaran yang pernah saya ikuti. Yang luar biasa adalah back ground pendidikan saya sangat berbeda, umur sayapun bagi umumnya orang tidak akan mau melakukan, saya tahun ini berumur 76 tahun. Tapi luar biasanya adalah bahwa saya bersyukur mempunyai kesempatan ini.  Suasana belajar mengajar memudahkan saya untuk menyerap pemahaman, karena ilmunya langsung dipraktekkan secara langsung.

Untuk memenuhi agar bisa menerima certificate, saat ini saya sedang dalam program praktikum, langsung dengan anak selama 100 jam. Disini benar-benar diperlukan profesionalisme yang bisa dipertanggungawabkan, karena kita akan membantu anak-anak untuk bisa menyembuhkan dirinya sendiri, jangan sampai anak bahkan tidak terbantu.  Program ini disertai supervisi secara profesional. Saat saya bersama anak-anak di sesi terapi bermain, saya sangat excited bahwa setiap anak punya keunikannya sendiri yang sangat dipengaruhi oleh banyak hal sehingga membentuk anak dengan gangguan emosi, perilaku, sosial dan kesehatan mental.

Ternyata dengan Play Therapy juga menyembuhkan diri saya sendiri dengan hal-hal yg tidak pernah sempat kita deal meskipun sudah lama kejadiannya. Yang lebih lagi adalah saya bersyukur pada umur saya yang sudah tergolong lansia masih berguna membantu anak-anak  menyembuhkan diri sendiri dan untuk tidak berhenti berkarya sampai kapanpun. Hidup menjadi lebih berarti, melihat perubahan anak-anak yg dibantu menjadi anak-anak yang diharapkan bagi orangtua, masyarakat dan bahkan bangsa dan negara. Masih sangat banyak diperlukan tenaga praktisi ini secara profesional.  Mari ambil kesempatan baik ini dan bergabung dalam Play Therapy Indonesia yang telah menjadi bagian dalam PTI (Play Therapy Internasional).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *