Gedung e-Building Jl. Suryopranoto No.2 Ruko Harmoni Plaza Blok I No.1-4 Jakarta Pusat
  • 021 - 632 3399
  • info@cae-indonesia.com
  • Masuk

Testimoni

Testimonial

  • image

    "Saya merasa belajar di CAE memberikan saya pengalaman yang baru. Walaupun hanya bertemu via online, tapi saya bisa berinteraksi dengan pemateri-pemateri yang luar biasa. Banyak teman-teman yang juga berpengalaman di bidang ini, sehingga saya sendiri bisa mendapatkan insight dari teman-teman melalui sharing mereka. Semua materi yang disampaikan terasa sangat relevan dengan keadaan saya di sekolah sebagai guru, dan materi mudah dipahami. Tetapi ada modul-modul yang cukup sulit untuk didengarkan jika tidak terlalu fokus, tetapi pemateri sangat membantu dengan detail ketika kita memberikan pertanyaan terkait studi kasus ataupun materi yang disampaikan. Setelah mengikuti pelatihan di CAE, saya merasa saya menjadi pribadi yang lebih bisa memahami keadaan, setidaknya lebih bisa melihat sesuatu dari kacamata anak didik, terutama anak-anak neurodiverse sendiri. Saya bisa menurunkan ekspektasi saya kepada anak2 didik saya. Saya juga lebih bisa memetakan masalah berdasarkan kondisi anak, sehingga jadi lebih terarah untuk mencari solusinya. Yang lebih penting, saya bisa mensupport anak-anak sesuai kebutuhan mereka. Secara jujur, saya senang seluruh tim CAE sangat mau membantu terkait pertanyaan dan kebutuhan saya."

  • image

    "Mengikuti program pelatihan di CAE menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Kegiatannya seru, penuh insight baru, dan juga membuka kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman hebat dari berbagai latar belakang. Tidak hanya menambah relasi, tetapi juga memperkaya wawasan dan keterampilan saya sebagai pendidik. Materi PKP2I yang diberikan terasa sangat relevan dengan kebutuhan saya, terutama karena saya bekerja di sekolah inklusif yang setiap harinya berinteraksi langsung dengan siswa berkebutuhan khusus. Materi yang disampaikan benar-benar aplikatif dan membantu menjawab tantangan nyata di lapangan. Ditambah lagi, para pematerinya luar biasa—kompeten di bidangnya masing-masing, penyampaiannya jelas, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga materi dapat diterima dengan baik. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya merasakan perubahan dalam cara mengajar dan menangani siswa. Saya menjadi lebih terarah, dimulai dari memahami diagnosis anak, kemudian menganalisis kebutuhannya, hingga menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI) yang lebih tepat sasaran. Pendekatan ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. Terima kasih kepada CAE dan seluruh tim atas penyelenggaraan pelatihan yang luar biasa ini. Harapannya, ke depan akan semakin banyak pelatihan serupa, khususnya di bidang inklusi dan kebutuhan khusus, yang dikemas secara terstruktur dan mendalam seperti ini."

  • image

    "Mengikuti sertifikasi play therapy berawal dari kerinduan saya untuk membantu anak-anak yang semakin hari saya lihat begitu membutuhkan pertolongan. Namun dalam prosesnya, saya justru menyadari bahwa sebelum saya menolong mereka, sayalah yang tertolong lebih dulu . Sebelum pelatihan, saya terbiasa menyimpan persoalan sendiri dan merasa harus selalu terlihat kuat, tenang, dan baik-baik saja. Tanpa sadar itu melelahkan dan membuat saya jauh dari diri saya yang sebenarnya. Pikiran saya sering tinggal di masa lalu atau melompat ke masa depan, tetapi jarang sungguh hadir di saat ini. Melalui role play, berbagi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang, dan pendampingan tutor yang penuh empati, saya merasakan ruang yang aman tanpa penilaian. Di ruang itu saya berani melepas “topeng” dan bermain apa adanya. Justru lewat bermain,tanpa banyak kata, saya menemukan kembali bagian diri yang lama terabaikan. Pengalaman sandplay menjadi titik balik yang sangat pribadi. Saat membentuk pasir dan memutar tray untuk melihatnya dari berbagai sisi, tiba-tiba saya menangis. Seolah hati saya berbicara tentang kelelahan yang lama dipendam. Saya disadarkan bahwa “tidak apa-apa untuk tidak selalu baik-baik saja”, dan bahwa yang sungguh saya miliki hanyalah momen saat ini “here and now” . Sejak itu saya belajar berproses dengan lebih jujur, berani bertumbuh tanpa tuntutan harus sempurna. Hidup terasa lebih ringan, dan saya belajar lebih menerima serta mencintai diri sendiri. Pengalaman mendampingi klien saat magang dan supervisi semakin memantapkan langkah saya. Saya melihat anak-anak yang awalnya murung dan redup perlahan berani berekspresi, sorot mata mereka berubah menjadi lebih hidup dan percaya diri. Mendengar ucapan terima kasih orang tua, yang sebelumnya telah mencoba berbagai cara tanpa hasil, membuat saya terharu sekaligus diingatkan untuk tetap rendah hati. Sering kali saya merasa “hanya” menyediakan ruang aman, tetapi justru di ruang itulah perubahan terjadi. Bagi saya, play therapy bukan sekadar metode. Ini adalah perjalanan pemulihan, kesadaran, dan panggilan hati. Ketika anak diberi ruang aman untuk didengar dan dipahami dengan tulus, sesuatu yang indah benar-benar dapat bertumbuh. Semoga Play Theraphy terus berkembang dan semakin menjangkau anak anak yang membutuhkan di dunia."

  • image

    "Saya Lusi, peserta Story Play Level 1 di tahun 2023. Saya ingin mengapresiasi Story Play yang menjadi salah satu titik balik dari rasa trauma yang selama ini banyak memblokir diri saya, terutama rasa tidak percaya diri di area pendidikan. Setelah proses itu, saya beranikan diri kuliah mengambil jurusan Psikologi, dan saat ini berada di semester 5. Satu hal lagi yang sangat berkesan, pada Desember 2025, menutup tahun, pertama kalinya saya mencoba membuat sebuah lukisan (masih di atas kertas) yang terinspirasi dari sesi metafora di kelas. Waktu itu saya menceritakan dengan suara yang masih tergagap, tetapi bagi saya itu langkah penting untuk berani tampil apa adanya. Terima kasih, Story Play, sudah menolong membuka kembali nilai diri saya. God bless you all, dan rasanya belum terlambat untuk mengucapkan: Have a blessed new year ahead."

  • image

    "Mengikuti program Certificate hingga Diploma Play Therapy merupakan perjalanan belajar yang sangat bermakna bagi saya. Berawal dari ketertarikan untuk memahami dunia anak, proses ini menumbuhkan saya tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara personal. Melalui pendalaman Play Therapy, saya semakin memahami bahwa anak berkomunikasi lewat permainan, simbol, dan ekspresi yang membutuhkan kehadiran penuh serta empati. Setiap sesi pembelajaran membantu saya menjadi lebih peka terhadap kebutuhan anak dan lebih percaya pada proses yang mereka jalani. Program Diploma ini tidak hanya memperkaya pemahaman saya dalam mendampingi anak dengan permasalahan yang semakin kompleks, tetapi juga menolong saya mengenal diri sendiri dengan lebih utuh. Saya merasa bertumbuh menjadi terapis yang lebih hangat, reflektif, dan menghargai keunikan setiap anak serta perjalanan mereka."

  • image

    "Saya baru saja menyelesaikan course Diploma Play Therapy. Bermula dari 2 tahun lalu, saya mengikuti Certificate in Therapeutic Play, saya dibentuk menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Saya rindu untuk meneruskan program Diploma supaya dapat membantu lebih banyak klien dengan tingkat kesulitan yang beragam. Program Certificate dan Diploma menjadi perjalanan belajar yang sangat bermakna bagi saya. Dari setiap sesi, saya menjadi semakin memahami dunia anak dan cara mereka berkomunikasi lewat permainan. Ada banyak momen yang membuka mata saya tentang betapa pentingnya hadir dengan empati dan mendengarkan tanpa kata-kata. Melalui latihan dan refleksi yang diberikan, saya belajar untuk lebih peka terhadap simbol, ekspresi, dan dinamika batin anak. Program ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mengubah cara saya melihat proses konseling—lebih hangat, kreatif, dan menghargai keunikan dan proses belajar setiap anak. Lebih dari itu, melalui program ini, saya mengenal diri saya sendiri lebih lagi sehingga saya bisa menjadi pribadi yang lebih sehat dan utuh."

« 1 2 3 4 5 6 7 8 »